AS Mengesahkan UU Untuk Melawan Perkembangan Ekonomi Tiongkok Secara Bipartisan

Ilustrasi Majority Leader Senat AS Chuck Schumer, 8 Juni, 2021. Foto: AP Photo

Sebuah momen yang langka terjadi ketika kedua partai Senat AS, Partai Republik dan Demokrat mencapai persetujuan atas keputusan terkait undang-undang (UU) terbaru mengurangi pengaruh perkembangan ekonomi Tiongkok.

Usaha bipartisan dari kedua partai merupakan pemandangan yang cukup langka belakangan ini. Meski begitu, isu Tiongkok adalah satu dari sedikit isu tempat Demokrat dan Republik dapat bersepakat. Perlu diketahui lagi bahwa usaha bipartisan adalah kondisi dimana kedua pihak menyepakati sebuah keputusan, yang cukup langka dalam sistem dua partai yang begitu polar.

Keputusan yang dibahas adalah mengenai investasi sebesar 200 miliar Dolar AS pada sektor riset dan iptek untuk menghadapi tekanan ekonomi Tiongkok.

Keputusan tersebut didukung 68 dari 100 anggota Senat. Senat yang terdiri dari 50 orang dari Partai Republik dan 50 orang Partai Demokrat tersebut mampu mengumpulkan 68 suara yang setuju dengan pengesahan ini. Satu-satunya perwakilan Partai Demokrat yang menolak keputusan tersebut adalah Bernie Sanders dari Vermont, sementara 19 perwakilan Partai Republik menyetujui pengesahan tersebut.

Undang-undang ini akan dinamakan US Innovation and Competition Act. UU ini merupakan ide dari Chuck Schumer, seorang anggota Partai Demokrat dan Majority Leader di Senat AS yang juga menulis rancangan dan memberi dukungan terbesar pada keputusan ini.

Walau begitu, suara minoritas  yang menentang keputusan ini menyampaikan kritik yang menyatakan bahwa keputusan ini “tidak sempurna”.

Mitch McConnell, anggota Partai Republik dan Minority Leader di Senat AS mengancam akan memblokade pengesahan keputusan ini karena menurutnya oposisi tidak diberikan waktu yang cukup untuk menyusun argumen yang koheren.

McConnell sendiri percaya bahwa UU ini penting, tetapi menurutnya masih memerlukan penyempurnaan terlebih dahulu di beberapa bagian. Schumer membantah hal tersebut dengan menyatakan bahwa keputusan ini telah melewati banyak amandemen, termasuk 18 amandemen dari Republik dan 4 amandemen dari Demokrat.

Investasi ini akan berkutat dalam menguatkan sektor iptek AS, terutama riset luar angkasa dan pembiayaan ekspedisi NASA. Selain itu, juga meliputi rencana investasi ke kementerian perdagangan untuk meningkatkan kekuatan pasar AS.

Penyusunan keputusan ini diperhatikan dengan seksama oleh Presiden AS Joe Biden yang menyatakan bahwa ini adalah salah satu keputusan paling krusial dalam mewujudkan visi misinya dalam meningkatkan infrastruktur AS.

Selain hal tersebut, Senat secara bipartisan juga mencapai persetujuan bahwa legislasi ini akan menekan pengaruh ekonomi Tiongkok yang mengancam posisi AS dalam pasar internasional.

Keputusan ini mungkin telah disetujui oleh Senat, tetapi keputusan ini akan diberikan kepada Biden terlebih dahulu sebelum dapat disetujui dan dijalankan. Kemungkinan besar, akan ada amandemen lagi yang diberikan oleh presiden AS ke-46 tersebut mengingat pentingnya UU ini dalam menghadapi kebangkitan Tiongkok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *