Korea Utara Uji Coba Rudal Balistik di Tengah Pandemi

Ilustrasi Korea Utara Uji Coba Misil Balistik. Foto: FPCI UPH.

Perhatian dunia dari berita tentang Covid-19 sedikit melayang, ketika Korea Utara menembakkan rudal balistik jarak pendek ke Pantai Timur Semenanjung Korea akhir pekan lalu. Ini menandakan ketiga kalinya Korea Utara menguji rudal jarak pendek mereka di bulan ini saja. Dua uji coba rudal lainnya dilakukan di awal bulan Maret ini, tetapi tidak begitu digubris oleh negara-negara tetangga. Aksi kali ini membuat tetangganya di selatan semenanjung terheran-heran. Warga Korea Selatan menganggap hal tersebut tindakan yang aneh di tengah-tengah masa sulit seperti saat ini.

Seoul menganggap tindakan itu tidak pantas dan menyatakan kecaman terhadap latihan militer tersebut. Rudal yang ditembakkan Korea Utara mendarat di perairan antara Jepang dan semenanjung Korea pada tanggal 21 Maret, di luar Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) dan wilayah Jepang. Jepang dan AS memang tampak sudah mengabaikan kesepakatan nuklir, setelah negosiasi selalu menemui jalan buntu. Namun, perlu dipahami bahwa bahwa rudal ini bukan nuklir dan bahkan bukan senjata jarak jauh.

Untuk menjawab mengapa Korea Utara bertindak seperti itu, kita perlu mengkajinya dari tingkat analisis internasional dan domestik. Klaim dari WHO bahwa tidak ada kasus positif Covid-19 yang dikonfirmasi di Korea Utara telah diragukan oleh Amerika Serikat. Namun, ada kemungkinan bahwa mereka memang memiliki kasus positif Covid-19 jauh lebih sedikit daripada tetangga mereka. Perbatasan yang ketat, perdagangan yang minimal karena sanksi PBB, sistem pengawasan totaliter, dan seseorang yang berkuasa dengan tangan besi.

Ini juga menjawab mengapa Korea Utara justru menguji senjata di saat-saat yang tidak terduga. Tindakan yang diambil Pyongyang bisa saja “hanya” tes senjata reguler yang diharapkan lolos dari radar, karena semua orang sibuk dengan diri mereka sendiri. Hal ini ditambah bahwa Korea Utara relatif tidak terpengaruh oleh virus. Tampaknya, narasi yang kedua ini lebih masuk akal daripada penembakan rudal Korea Utara untuk menunjukkan bahwa mereka menang atas pandemi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *