Sektor Swasta Paksa Vaksinasi, Delta Airlines Denda Karyawan yang Belum Divaksin

Ilustrasi pesawat Delta Airlines. Foto: Business Insider

Maraknya peningkatan kasus COVID-19 setelah penyebaran varian Delta yang tidak terkendali membuat banyak perusahaan swasta membuat kebijakan wajib vaksin. Salah satunya adalah kebijakan Delta Airlines untuk memberi denda sebesar 200 dolar AS per bulan untuk stafnya yang belum divaksinasi penuh.

Selain kebijakan tersebut, Delta juga menyatakan bahwa mereka hanya akan memberikan cuti berbayar kepada karyawannya yang terjangkit virus COVID-19 jika karyawan tersebut telah menjalani dua kali vaksinasi.

Kebijakan ini menjadi kebijakan terbaru Delta untuk memaksa stafnya agar mau menjalani vaksinasi.

Ed Bastian, CEO Delta Airlines, menyatakan bahwa Delta sedang menjalankan misinya untuk memperbanyak vaksinasi dan menghentikan penyebaran virus COVID-19 di AS. Bastian juga menyatakan mahalnya biaya kesehatan yang dikeluarkan Delta untuk setiap karyawannya yang mencapai 50.000 dolar AS per karyawan.

“Denda yang diberikan sangat penting untuk menanggulangi risiko finansial yang dihasilkan dari kondisi karyawan yang tidak divaksin. Dalam minggu-minggu baru-baru ini setelah munculnya varian B.1.617.2, karyawan Delta yang dirawat di rumah sakit kebanyakan belum menjalani vaksinasi secara penuh” Sebut Bastian dalam pernyataannya mengenai kebijakan ini.

Delta akan menjalankan sistem denda ini mulai dari tanggal 1 November kepada seluruh staf yang masuk ke dalam program asuransi mereka. Selain itu, staf yang belum menjalani vaksinasi penuh wajib mengikuti tes COVID-19 mingguan mulai dari tanggal 30 September nanti dan diwajibkan menggunakan masker.

Selain Delta, telah banyak perusahaan-perusahaan swasta lain yang menggalangkan vaksinasi kepada stafnya setelah varian delta menciptakan situasi yang lebih parah di AS.

Perusahaan seperti Microsoft, Google, Goldman-Sachs, dan United Airlines menyatakan bahwa mereka menolak mempekerjakan staf yang belum divaksinasi penuh.

Sementara itu, perusahaan investasi Vanguard memberikan insentif sebesar 1.000 dolar AS agar karyawannya mau menjalankan vaksinasi. Beberapa perusahaan pun telah menyesuaikan diri ke sistem bekerja dari rumah dan menunda bekerja di kantor sampai bulan Oktober.

Tentunya, perusahaan swasta makin agresif dalam mendorong kewajiban untuk vaksinasi dan kebijakan Delta menjadi salah satu model kebijakan terbaru yang dilancarkan perusahaan swasta.

Kebijakan yang dijalankan Delta ini menandakan adanya kewajiban vaksinasi dalam sektor swasta. Kewajiban vaksinasi sendiri sempat menuai kontroversi ketika ingin dijalankan oleh pemerintahan AS sebelumnya. 

Model denda yang diterapkan Delta Airlines menjadi suatu cara baru yang dapat diterapkan untuk mendorong vaksinasi COVID-19 di tengah krisis oleh perusahaan swasta. Diperkirakan akan lebih banyak lagi manuver-manuver dari perusahaan swasta dalam mendorong kewajiban vaksinasi ini di masa depannya. Hal itu akan sangat membantu pemerintah dalam meningkatkan angka vaksinasi di negaranya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *