Tiktok Mulai Dicurigai, Perang Digital Dimulai?

Ilustrasi India melarang Tiktok. Foto: FPCI UPH.

Setelah konflik perbatasan antara Tiongkok dan India yang mengakibatkan meninggalnya 20 tentara India, warga India melakukan sebuah gerakan yang bertujuan memboikot produk buatan Tiongkok. Selain itu, Pemerintah India juga telah mengumumkan akhir pekan lalu, bahwa mereka akan melarang 59 aplikasi ponsel asal Tiongkok seperti TikTok, WeChat, dan browser UC, dengan alasan bahwa mereka menimbulkan ancaman terhadap kedaulatan dan integritas. Namun, ini bukan satu-satunya alasan mengapa mereka memutuskan untuk melarang aplikasi-aplikasi ini.

Kekhawatiran lain yang mengarah pada pelarangan aplikasi ini adalah alasan privasi dan keamanan, yakni karena Pemerintah India telah menerima keluhan bahwa aplikasi ini diam-diam mencuri dan mengirimkan data penggunanya tanpa izin. “Kompilasi data ini, penambangannya, dan analisis dari pihak-pihak yang kami anggap berbahaya untuk keamanan dan pertahanan nasional India, yang pada akhirnya berdampak pada kedaulatan dan integritas India, adalah masalah yang sangat mendalam dan perlu segera dilakukan tindakan darurat, “kata Kementerian Informasi dan Teknologi India.

Menanggapi kebijakan yang telah dibuat oleh India, Zhao Lijian, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengatakan kepada wartawan bahwa Pemerintah Tiongkok “sangat prihatin” tentang larangan itu. Dia mengatakan bahwa pihak berwenang masih “memeriksa dan memverifikasi situasi,” dan juga mengatakan bahwa adalah tanggung jawab India untuk “menegakkan hak-hak sah yang dimiliki para pemodal internasional.”

Setelah pelarangan aplikasi terjadi, kekhawatiran dan permusuhan terhadap aplikasi yang diblokir juga muncul dari negara lain. Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengumumkan di Twitter bahwa “pada 11 Juli, aplikasi Tiktok yang terkenal akan dilarang di Australia karena situasi yang tidak baik, dan demikian pula, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo mengatakan pada hari Senin bahwa Amerika Serikat tentu saja akan melarang aplikasi-aplikasi media sosial asal Tiongkok dengan alasan keamanan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *